Buttercream dan Whipped Cream, Apa Bedanya?

Penulis : Admin


Dipublikasi : 08 Feb 2021



Apa perbedaan buttercream dan whipped cream? Lalu, manakah yang sebaiknya digunakan untuk menghias kue?

Buttercream dan whipped cream merupakan bahan yang sering digunakan saat menghias kue. Keduanya memiliki karakteristik berbeda, namun sama-sama menjadi favorit karena keunikannya tersebut. Apakah Baking Lovers tahu perbedaan keduanya? Mana yang lebih bagus untuk mendekorasi kue? Supaya tidak bingung lagi, yuk kita bahas satu per satu.

 

Bahan Pembuatan

Bahan utama untuk membuat buttercream adalah lemak. Lemak yang digunakan dapat berupa margarin, butter/ mentega, atau shortening (jangan lupa kalau margarin dan butter  berbeda, Baking Lovers). Sedangkan tambahannya adalah gula (bisa berupa gula halus, kental manis, atau gula cair), soft cream, dan susu bubuk.

Bahan untuk membuat whipped cream adalah krim kental. Dalam resep biasa disebut juga whipping cream, heavy cream, double cream, atau thick cream. Di toko bahan kue, kita bisa menemukannya dalam lemari pendingin. Krim kental dikemas dalam kemasan karton tetra rex, mirip seperti kemasan susu UHT.

 

Tekstur dan Rasa

Secara umum, tekstur buttercream lebih padat, creamy, dan kokoh dibandingkan whipped cream. Terdapat banyak versi resep buttercream. Komposisi yang berbeda antara lemak dan bahan tambahan dapat memengaruhi tekstur dari buttercream yang dibuat. Semakin sedikit bahan campurannya, maka teksturnya akan semakin padat. Buttercream dapat diberi tambahan pewarna dan perasa.

Kebalikan dari buttercream, whipped cream memiliki tekstur yang lebih lembut dan ringan. Jenisnya ada dua, yaitu dairy dan non dairy. Whipped cream dairy cenderung tawar, jadi perlu ditambahkan gula halus/ dicampur bahan lain agar rasanya lebih manis. Sedangkan yang non dairy memiliki citarasa manis, sehingga tidak memerlukan tambahan gula lagi dalam mengaplikasikannya.

 

Penggunaan dan Penyimpanan

Buttercream digunakan untuk membuat hiasan kue yang memerlukan detail, seperti birthday cake, wedding cake, dan sejenisnya. Hal ini karena buttercream memiliki tekstur  padat dan kokoh. Kue yang sudah dihias dengan buttercream dapat disimpan di suhu ruang, dan bertahan hingga 3 hari lamanya. Jika disimpan di dalam chiller, kue dapat awet hingga satu minggu.

Whipped cream juga dapat digunakan untuk melapis/ menghias kue. Namun tidak bisa terlalu detail, karena teksturnya cenderung ringan dan tidak kokoh. Kue yang sudah dihias menggunakan whipped cream harus disimpan di dalam chiller agar tidak meleleh. Jika disimpan di chiller, kue dapat awet selama dua sampai tiga hari.

 

Kesimpulannya, buttercream dan whipped cream sama-sama digunakan untuk menghias cake, namun keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Baking Lovers mau menggunakan yang mana, tergantung dari kue seperti apa yang ingin dibuat.

 

Dapatkan banyak pilihan krim kental dan bahan-bahan untuk membuat buttercream di Titan Baking. Tak hanya itu, kami juga menjual buttercream yang sudah siap pakai lho. Baking Lovers bisa langsung mengaplikasikannya pada cake yang akan dihias. Mudah sekali, bukan? Soal rasa, dijamin juara!

 


Bagikan




Artikel lainnya

Dipublikasi : 18 Jun 2020

Seberapa penting penggunaan bread improver pada pembuatan roti? Simak artikel ini untuk info selengkapnya.

Dipublikasi : 25 Jan 2021

Bingung, memilih box untuk kemasan hantaran Imlek? Yuk cek artikel berikut.

Dipublikasi : 19 Nov 2019

Baking Lovers, bukankah tepung terigu sudah mengandung gluten? Lalu mengapa kita masih memerlukan tambahan gluten lagi?