Ini Perbedaan Agar-agar, Jelly, dan Puding

Penulis : Admin


Dipublikasi : 06 May 2020



Sekilas, agar-agar, jelly, dan puding nampak sama saja ya Baking Lovers. Tapi ternyata tidak, masing-masing  memiliki karakteristik tersendiri karena terbuat dari bahan yang berbeda. Jadi, ada baiknya kalau Baking Lovers mengetahui apa perbedaannya, supaya bisa memilih mana yang lebih tepat digunakan untuk membuat jenis dessert tertentu.

Agar-Agar

Agar-agar terbuat dari ekstrak rumput laut. Bentuk yang umum kita temui di pasaran adalah bubuk dengan contoh merek Swallow Globe dan Agarasa. Untuk mengolahnya, agar-agar harus dilarutkan terlebih dahulu dengan air dan dipanaskan. Jika sudah mendidih, hilangkan uap panasnya dan tuang ke dalam cetakan berbagai bentuk (sesuai selera).

 

Dari segi tekstur, agar-agar lebih padat, halus, berair, dan ‘garing’ dibandingkan jelly dan puding. Agar-agar dapat diolah untuk dimakan langsung, dijadikan bahan campuran es buah, atau digunakan sebagai bahan utama untuk membuat puding.

Jelly

Jelly terbuat dari konnyaku dan karagenan. Konnyaku merupakan hasil olahan dari tanaman umbi yang disebut konjac. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Asia, terutama di Jepang. Di Indonesia, umbi konjac dikenal dengan nama iles-iles atau umbi porang. Jelly ada yang dijual dalam bentuk bubuk dan ada juga yang sudah siap santap.

 

Cara mengolah jelly dalam bentuk bubuk sama seperti agar-agar, yaitu harus dilarutkan dahulu dengan air dan dipanaskan. Tekstur jelly lebih kenyal dibandingkan agar-agar. Jelly biasanya sudah diberi perasa, seperti cokelat dan buah-buahan segar. Jelly bisa dinikmati langsung atau dijadikan bahan campuran es buah dan dessert lainnya.

Puding

Puding bertekstur lebih lembut dibandingkan dengan jeli dan agar-agar. Hal ini karena puding biasanya terbuat dari campuran agar-agar dan bahan tambahan lain seperti telur dan susu. Namun, ada juga orang yang menggunakan jelly sebagai bahan dasar untuk membuat puding. Perbedaan terletak pada hasil akhirnya. 

Dengan takaran air yang sama, puding yang dibuat menggunakan agar-agar akan terasa lebih lembut. Sebaliknya, yang dibuat dengan jelly akan bertekstur lebih kokoh dan kenyal. Jadi, semua dikembalikan ke selera Baking Lovers. Lebih suka tekstur puding yang seperti apa. Oya, saat ini sudah banyak premix puding yang sangat mempermudah kita untuk membuat dessert.


 

Agar-agar, jelly, dan puding mengandung serat yang baik untuk melancarkan saluran pencernaan. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, jangan lupa batasi kandungan gula yang Baking Lovers gunakan saat membuat dessert ya. Selamat berkreasi!


Bagikan




Artikel lainnya

Dipublikasi : 03 Jun 2020

Belum berhasil membuat sarang pada kue bika ambon? Baking Lovers wajib baca artikel ini.

Dipublikasi : 20 May 2020

Idul Fitri belum lengkap tanpa kehadiran kue kering klasik. Ini dia 6 rekomendasi cookies klasik yang cocok untuk isi stoples Anda.

Dipublikasi : 18 Jun 2020

Seberapa penting penggunaan bread improver pada pembuatan roti? Simak artikel ini untuk info selengkapnya.